Minggu, 02 Januari 2011

presentasi profil IPB

bekal untuk para duta IPB.
unduh dimari



read more...

Indonesian Youth Mini Conference 2011

YMC 2011 - 22 Januari 2011
Indonesian Youth Mini Conference 2011 (IYMC 2011) adalah mini-conference pertama yang digelar bagi para pemuda Indonesia untuk berkumpul dan berbagi pengalaman seputar aktivitas peduli lingkungan. Kegiatan ini diprakarsai oleh mahasiswa - mahasiswa yang menamakan diri GROUP IMPACT di Sampoerna School of Education, Jakarta.

Secara garis besar, kegiatan ini akan berisi seminar, hands on experience, konferensi kecil, dan diskusi kelompok. Semua disusun secara rapi dan apik sesuai dengan konsep anak muda dan menerapkan prinsip cinta lingkungan. Dalam seminar, akan hadir pembicara-pembicara yang sudah menjadi bidangnya. Sedangkan konferensi kecil akan diisi oleh pemuda Indonesia yang memiliki passion dan dampak yang luar biasa di lingkungannya lewat call for papers. Diskusi kelompok akan membuat peserta lebih mengenal satu sama lain dan memperluas jaringan kinerja anak muda di bidang lingkungan.

Adapun tujuan dari youth mini-conference ini adalah :

1. Mengenalkan konsep Education for Sustainable Development (ESD) kepada pemuda Indonesia
2. Memberi kesempatan kepada para pemuda untuk berbagi pengalaman dan inspirasi di bidang lingkungan
3. Memperkuat jaringan kerjasama antar generasi muda yang peduli dan melakukan gerakan ESD


Sub - Topik yang diusung dalam kegiatan yang bertema YOUTH ACTION FOR a SUSTAINABLE FUTURE ini antara lain :

A. Topik Seminar

1. The Power of Youth Action
2. Youth Action : Drain or Sustain ?


B. Topik Konferensi Kecil

1. Technology Invention and/or Innovation to Support Green Life-stylePenemuan dan Penerapan baru dari teknologi yang dapat diterapkan dengan mudah dan murah untuk membantu menjalankan gaya hidup ramah lingkungan.
2. 3R (Reduce, Reuse, and Recycle) in my school/campus/communityAktivitas yang telah dilakukan siswa, mahasiswa, atau komunitas dalam pengurangan jumlah sampah, penggunaan kembali barang yang msih bisa dipakai, atau mendaur ulang barang menjadi lebih menarik, mulai dari hal yang sederhana.
3. Green campaign in my school/campus/communityUsaha yang dilakukan siswa, mahasiswa, atau komunitas dalam aksi nyata kehidupan ramah lingkungan dan atau aksi hijau lainnya dalam sekolah, kampus, komunitas atau bahkan di daerah jangkauan baik yang udah dilakukan ataupun masih diprogramkan.


Kami sangat mengharapkan keterlibatan dari :

* Pelajar SMP/sederajat dan SMA/sederajat mewakili sekolahnya
* Mahasiswa dan mahasiswi mewakili universitas / sekolah tingginya
* Rekan Muda aktivist lingkungan mewakili komunitasnya
* Senior / Profesional / Professor berjiwa muda yang tergerak hatinya
* Pejabat pemerintah, lembaga non pemerintah, dan rekan media


Informasi lebih lanjut : http://www.iymc2011.co.cc/

Download Formulir Pendaftaran disini

read more...

Ashoka Young Changemakers 2011

Ashoka Young Changemakers Program membuka peluang bagi kaum muda usia 12-25 tahun untuk mendapat pengalaman mengenali dan mempraktekan prinsip-prinsip sosial entrepreneurship. Melalui inisiatif ini Ashoka mentransformasi masa muda menjadi masa berdaya dan trampil dalam menerapkan empati, bekerja dalam kelompok, menjadi pemimpin dan mampu membuat perubahan. Hingga saat ini55 kaum muda bergabung dalam komunitas Young Changemakers Ashoka Indonesia diantara lebih dari 900 team di dunia. Ke 55 young changemakers Ashoka ini telah mampu mengajak 400 pemuda lainnya bergabung dalam tim mereka dan telah memberi manfaat sosial bagi ribuan anggota masyarakat di komunitasnya.

Program Young Changemakers mendorong kaum muda untuk terlibat secara aktif sebagai pembawa perubahan di tengah masyarakat. Kaum muda berusia 18-25 tahun difasilitasi untuk berkumpul, berbagi inspirasi dan belajar bersama, serta membangun komunitas untuk mendukung tumbuhnya para pembaharu muda. Di sini kaum muda berkesempatan untuk belajar mewujudkan gagasan inovatif mereka, sekaligus menempa karakter dan ketrampilan sebagai pembaharu muda. Program ini diinisiasi oleh Ashoka Indonesia pada tahun 2005. Dengan caranya masing-masing, para pembaharu muda yang berasal dari berbagai penjuru Indonesia, telah berkontribusi dalam proses perubahan sosial.

Beragam inisiatif yang digagas antara lain pelatihan penanggulangan bencana untuk masyarakat sekitar Merapi, kampanye mengenai bahaya narkoba melalui media teater boneka, kampanye ‘safesex’ untuk kalangan transeksual, kampanye anti trafficking anak melalui media teater, membangun kelompok dukungan untuk pecandu perempuan di rumah tahanan, kegiatan pendidikan untuk anak-anak yang memiliki akses yang minim terhadap pendidikan, inovasi dibidang lingkungan hidup dan sebagainya.

Informasi lebih lanjut : http://ycm.ashoka.or.id/

Downlaod Formulirnya disini




read more...

Rabu, 22 Desember 2010

26 Desember Pendakian ke Rinjani Ditutup


Mataram, (tvOne)

Balai Taman Nasional Gunung Rinjani akan menutup jalur pendakian Gunung Rinjani di Pulau Lombok mulai 26 Desember 2010 atau setelah perayaan Natal karena cuaca buruk yang bisa membahayakan keselamatan pendaki.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR) H. Syihabudin, di Mataram, Rabu (22/12), mengatakan pihaknya memperoleh informasi dari Stasiun Meteorologi dan Geofisikia (SMG) Selaparang Mataram tentang cuaca buruk yang terjadi di atas perbukitan Gunung Rinjani, dan menyarankan agar pendakian ditutup untuk sementara. "Informasi cuaca buruk juga kami peroleh dari petugas di lapangan dan dari beberapa Trekking Organizer yang beberapa hari lalu membawa pendaki. Mereka memberikan informasi bahwa kondisi cuaca di atas buruk dan gelap. Berbahaya bagi keselamatan pendaki ," ujarnya.

Ia mengatakan, jalur pendakian mulai ditutup pada 26 Desember 2010 hingga 31 Maret 2011. Namun, jika kondisi cuaca belum membaik hingga batas penutupan yang ditentukan, pihaknya akan memperpanjang waktu penutupan sampai kondisi cuaca memungkinkan untuk pendakian.

Jumlah jalur pendakian yang ditutup sebanyak empat jalur yakni jalur pendakian Torean di Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, jalur Senaru di Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, jalur pendakian Timbanuh, di Kecamatan Pringgasela, Kabupaten Lombok Timur dan jalur pendakian Sembalun, di Kecamatan Sembalun, Lombok Timur.

Informasi penutupan jalur pendakian tersebut, kata Syihabudin, sudah disebarkan ke seluruh pelaku usaha jasa pendakian yang ada di NTB. Dengan demikian, semua pengunjung lokal, nusantara dan mancanegara dilarang mendaki untuk sementara waktu. "Kami sudah informasikan ke semua pelaku jasa wisata pendakian tentang rencana penutupan jalur pendakian sejak seminggu yang lalu. Diharapkan mereka tidak melayani turis asing yang akan mendaki Gunung Rinjani," ujarnya.

Upaya penutupan jalur pendakian itu, kata dia, juga sebagai langkah untuk memulihkan kelestarian sumber daya alam hayati beserta ekosistem yang ada di kawasan TNGR. Hal itu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem.

Dalam UU itu juga dijelaskan, pemerintah dapat menghentikan kegiatan pemanfaatan dan menutup taman nasional, taman hutan raya dan taman wisata alam sebagian atau seluruhnya dalam jangka waktu tertentu. Oleh sebab itu, kata dia, pihaknya mengimbau kepada para wisatawan lokal, nusantara dan mancanegara untuk tidak melanggar aturan dengan mendaki secara ilegal melalui jalur tidak resmi karena akan berisiko bagi keselamatan. "Kami akan memperketat pengawasan agar tidak ada warga yang melakukan pendakian ilegal karena bisa merenggut korban jiwa seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Kami tidak bertanggung jawab kalau ada yang nekat mendaki tanpa izin resmi," kata Syihabudin.

Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (dpl) memiliki panorama alam yang indah. Salah satunya adalah Danau Segara Anak yang berada pada ketinggian 2.010 meter dpl. (Ant)





read more...

Ladang Ganja Seluas Enam Hektare Ditemukan di Aceh Selatan


Banda Aceh, (tvOne).

Ladang ganja seluas enam hektare kembali ditemukan di Pegunungan Sayung Kecamatan Pasie Raja, Aceh Selatan.

Kapolres Aceh Selatan AKBP Bambang Syafrianto yang dihubungi dari Banda Aceh, Rabu, (22/12) mengatakan, penemuan ladang ganja di puncak gunung Sayung itu hasil pengembangan dari beberapa kasus narkotika yang ditangani pihaknya.

"Ribuan pohon ganja siap panen itu diperkirakan berusia lima bulan lebih, rata-rata tinggi mencapai dua meter," kata Bambang Syafrianto didampingi Kasat Reskrin Iptu Novi Edyanto.

Seluruh pohon ganja tersebut dimusnahkan di area yang berjarak sekitar 10 Km dari pemukiman penduduk, hanya beberapa batang yang dibawa untuk barang bukti.

Selain memusnahkan ribuan pohon ganja, polisi juga menghancurkan satu unit gubuk yang digunakan tersangka untuk beristirahat dan menyimpan hasil panen.

Meskipun operasi pemberantasan narkoba tidak berhasil menemukan pemilik ladang pohon haram tersebut, namum polisi telah mengantongi identitas tersangkanya.

Menurut Bambang, hasil panen ganja dari ladang di lereng gunung Bukit Barisan itu diduga diperdagangkan ke wilayah Tapaktuan, Kota Fajar, Subulussalan, Aceh Singki hingga Provinsi Sumatera Utara.

Bambang juga mengatakan, aparat kepolisian terus melaksanakan operasi pembarantasan narkotika, sebab diperkirakan masih terdapat ladang ganja lainnya yang belum ditemukan.

"Saya perkirakan masih ada ladang ganja yang belum ditemukan dan saya berharap peran masyarakat untuk bekerja sama dengan aparat keamanan membasmi tanaman yang merusak masa depan generasi penerus bangsa tersebut," katanya. (Ant)


read more...

Kamis, 09 Desember 2010

Mentan Diwisuda Menjadi Doktor Manajemen Bisnis IPB


BOGOR -- Mentan Suswono resmi menyandang gelar Doktor Manajemen Bisnis IPB. Mentan merupakan salah satu dari 49 doktor baru yang dikukuhkan Rektor Prof Dr Herry Suhardiyanto M.Sc. melalui upacara wisuda alumni baru IPB di Graha Wisuda IPB Darmaga, Bogor, Rabu (1/12). Pada kesempatan itu, Rektor IPB juga melantik 161 magister dan 590 sarjana baru dari berbagai disiplin ilmu.



Kepada wartawan, Mentan mengungkapkan rasa syukurnya. ‘’Alhamdulillah, studi doktoral yang saya tekuni sejak masih anggota dewan bisa rampung pada waktunya.’’ Mentan mengaku sengaja mengambil program doktor untuk membekali diri dengan ilmu yang selengkap-lengkapnya dan mendarmabhaktikannya secara total untuk pembangunan pertanian di Indonesia.



Ditanya tetang motivasinya mengambil program doktor, Suswono menjelaskan bahwa dalam segala hal, dirinya ingin optimal dan total. ‘’Tidak mau setengah-setengah. Begitu juga dalam studi. Sedapat mungkin saya berusaha meraihnya sampai strata tertinggi.’’ Pendidikan yang baik, menurutnya, modal dasar yang memungkinkan seseorang bisa berkiprah maksimal di bidangnya. Pendidikan yang baik harapannya juga menghasilkan kualitas peran dan fungsi terbaik. ‘’Bekal pendidikan telah saya rasakan manfaatnya sejak saya masih anggota dewan.’’Mentan berharap, hadirnya para wisudawan baru IPB bisa membawa angin segar dan harapan baru. Wajah-wajah baru alumni IPB diharapkan bisa berkiprah secara nyata di dunia realitas, bisa memberi solusi atas beragam masalah, menciptakan peluang, menjawab aneka tantangan pembangunan ke depan.



Ketika ditanya tentang pandangannya terhadap IPB, Mentan mengungkapkan bahwa
sebagai kampus hijau, IPB tentu merupakan satu lembaga pendidikan pertanian yang unggul dan berperan melahirkan SDM-SDM terbaik, melahirkan kontroibusi ilmu dan teknologi, serta kebijakan pembangunan pertanian untuk menjawab tuntutan pasar dan tantangan zaman. Faktanya, alumni IPB telah banyak berkiprah dalam pembangunan nasional. Ke depan, kita berharap para alumni semakin kokoh menjadi pelopor, pionir dan kampium di bidang apa pun.



Sebagai salah satu wisudawan baru, kata Dr Suswono, “saya mengajak semua alumni dan keluarga besar IPB untuk mendarmabhaktikan semua kemampuan dan peran-peran kita untuk kebaikan dan perbaikan masa depan Indonesia yang lebih baik, maju dan mencerahkan.” Ada anggapan yang berkembang bahwa alumni IPB itu ahli dalam segala hal, kecuali pertanian. ‘’Saatnya kita buktikan pandangan itu tidak benar. Kita mampu menjadi kampium dalam segala bidang, apalagi pertanian,’’ tegasnya.



Sebelumya, dengan judul disertasi “Strategi Peningkatan Daya Saing Organisasi Logistik Pangan Nasional: Study Kasus Bulog”, Mentan Suswono telah dinyatakan lulus sebagai Doktor Manajemen Bisnis melalui sidang terbuka di Auditorium IPB pada 3 September 2010. Dalam disertasinya, Dr. Ir. Suswono MMA secara garis besar memberikan saran kepada Bulog untuk mengembangkan kreasi nilai perusahaan dan menata segala sumberdaya yang dimiliki agar dapat melaksanakan fungsi cadangan pangan, stabilisasi harga pangan, dan penyerapan gabah petani dalam negeri secara optimal.

Jika mau kreatif dan efektif mendayagunakan sumberdayanya, Mentan Suswono yakin, Bulog akan tumbuh menjadi organisasi logistik yang besar dan tangguh. ‘’Tidak saja di tingkat nasional, melainkan juga bisa kokoh sebagai lembaga di level regional Asia dan dunia.


(deptan)


read more...